Prosedur Dalam Sertifikasi

Prosedur Keputusan Sertifikasi :

  • LSP-PERHAPI menyediakan rekaman-rekaman asesmen untuk menentukan hasil sertifikasi.
  • Komite Teknis hanya menggunakan informasi yang diperoleh selama proses sertifikasi.
  • Rekaman keputusan hasil sertifikasi merupakan acuan untuk menerbitkan sertifikat profesi.
  • Keputusan sertifikasi yang ditetapkan oleh LSP-PERHAPI berdasarkan informasi yang dikumpulkan selama proses sertifikasi.
  • Dua alternative keputusan penilaian adalah K (kompeten) & BK (belum kompeten)
  • Keputusan sertifikasi melalui rapat pleno Komite Teknis
  • Hasil rapat pleno dituangkan dalam Surat Keputusan Hasil Sertifikasi LSP-PERHAPI memberikan sertifikat kepada semua Profesi kompeten yang disertifikasi.
  • Keputusan sertifikasi ditetapkan paling lambat 5 (lima) hari kerja setalah pelaksanaan.

Prosedur Survailen :

  • LSP-PERHAPI melakukan perencanaan survailen yang dilaksanakan minimal 1 (satu) kali setahun.
  • Metode Survailen dengan mengevaluasi catatan kinerja pemegang sertifikat melalui logbook
  • Keputusan penilaian survailen ditetapkan mengikuti Prosedur Penetapan Keputusan Sertifikasi yang disahkan oleh Ketua LSP-PERHAPI.

Prosedur Sertifikasi Ulang :

  • Persyaratan sertifikasi ulang sama dengan persyaratan sertifikasi.
  • Fokus kepada unit kompetensi yang belum Kompeten.
  • Meninjau ulang rekaman kegiatan asesmen.
  • Memverifikasi Portofolio berupa bukti pekerjaan yang disahkan oleh atasan langsung.
  • Konfirmasi keberlangsungan pekerjaan yang memuaskan dan pengalaman kerja.

Prosedur Penggunaan Sertifikat :

Asesi yang disertifikasi harus menandatangani persetujuan untuk :

  • Memenuhi ketentuan skema sertifikasi yang ditetapkan.
  • Sertifikasi hanya berlaku untuk ruang lingkup sertifikasi yang diberikan.
  • Tidak menyalahgunakan sertifikat Kondisi yang dapat menyebabkan sertifikat dicabut, yaitu apabila pemegang sertifikat LSP-PERHAPI :
    • Menambahkan ruang lingkup tanpa sepengetahuan LSP-PERHAPI
    • Menggunakan acuan sertifikasi yang tidak sesuai
    • Menyalahgunakan sertifikat yang dapat merugikan LSP-PERHAPI
    • Pemegang sertifikat tidak bekerja pada bidang profesinya selama 3 (tiga) tahun berturut-turut.